Serupa Tapi Tak Sama, Ini Dia Perbedaan Pria VS Wanita

Perbedaan Pria dan Wanita

Serupa tapi tak sama, itulah sebutan ideal untuk makhluk bernama pria dan wanita. Tak hanya perbedaan secara fisik (yang kasat mata), namun secara psikologis pun antara pria dan wanita amatlah berbeda.

Pria berbicara logika, wanita bertutur emosi. Tak diragukan lagi, secara psikologis, pria cenderung menempatkan porsi lebih terhadap logika dibandingkan wanita yang lebih mengedepankan aspek emosional dalam percakapan.

Perbedaan Pria dan Wanita tersebut tentu bukan untuk mendiskriminasi salah satu gender ataupun menganggap yang lainnya lebih baik. Tentu tidak. Mengutip kata kata Harri Holkeri,

Men and women have roles, their roles are different but their righst are equal

Sebuah ide streotip dalam khalayak umum yang telah menganggap lumrah saat ada wanita yang begitu mudahnya menangis, tertawa, dan meluapkan emosinya dibandingkan pria yang cenderung tertutup dalam mengekspersikan emosinya.

harapanBaca juga: Jangan Jadikan Harapan Sebatas Omong Kosong

Perbedaan logika dan emosi itu rupanya membawa karakter tersendiri bagi pria maupun wanita dalam upaya mengatasi stress.  Kecenderungan wanita dalam mengedepankan emosi mendorong mereka untuk mengatasi masalah tanpa masalah, upss.

Maksudnya mengatasi masalah dengan berteman. Jaringan kasih sayang yang sungguh luar biasa luas, membuat kaum yang satu ini begitu mudahnya berbagi kesusahan dengan mendatangi teman-teman yang dulunya sering diajak belanja dan ngerumpi. Dengan berbagi, wanita menganggap tingkat stressnya mengalami “degradasi”. Dan anggapan itu ternyata manjur.

Berbeda dengan pria yang cenderung memilih untuk berurusan dengan hal-hal mereka sendiri. Bergaul dengan dunia luar bagi seorang pria sama hal nya dengan bergulat dengan semesta. Sehingga cara ampuh yang dilakukan pria dalam mengurangi stressnya adalah melakukannya dengan cara mereka sendiri.

Kebiasaan ini pun membawa kita pada perbedaan lain. Dimana wanita yang senang dengan dunia luarnya cenderung ekspansif sedangkan pria sangat sentratif. Wanita cenderung “meluas”, pria senantiasa “terpusat”.

Contoh konkritnya bisa kita saksikan di pusat perbelanjaan. Dengan gaya ekspansifnya wanita akan mengelilingi dan mendatangi hampir semua tempat belanja untuk kemudian menentukan barang belanjaannya. Kemungkinan terbesarnya, wanita akan balik lagi ke titik awal dia berpijak dan menawar.

Berbeda dengan pria yang langsung membeli barang yang dibutuhkannya, mengabaikan yang lain, lalu selesai. Bayangkan apa jadinya seorang pria yang diminta menemani wanita untuk belanja? 🙁

Shopping

Dalam hal memilih pasangan pun ternyata dua gender ini punya keunikannya masing-masing. Wanita dengan sikap ekspansif nya memiliki tendensi untuk mencari pria yang lebih cerdas dari dirinya, ini tentu masuk dalam kategori selektif tapi memang demikian adanya.

Pada zaman batu, kekuatan lebih diagungkan. Tetapi di zaman yang serba digital dan berteknologi ini, kecerdasan menggantikan kekuatan, karena semua pekerjaan berat bahkan bisa dilakukan dengan enteng, kan?

Mutiara Kecantikan WanitaBaca juga: 3 Mutiara Kecantikan Yang Harus Dimiliki Wanita

Wanita yang cerdas cenderung menampilkan gaya yang keras dalam setiap sisi kehidupannya. Pun demikian dalam memilih pasangan.  Oleh karena itu, ketika dia akhirnya bersama pria yang tidak lebih cerdas dari dirinya dia akan tampil mendominasi.

Smart Woman

Permasalahan muncul sebab pria cerdas keberadaannya juga terbatas, sehingga wanita cerdas cenderung menikah di usia yang bisa dibilang cukup lanjut. Ini berbeda dengan pria yang cenderung mencari pasangan yang paling tidak setara cerdas atau bahkan tidak lebih cerdas dari dirinya.

Semakin cerdas seorang wanita, semakin sulit dia mencari pasangan. Sedangkan bagi pria sebaliknya, semakin cerdas pria, semakin mudah dia mencari pasangan.

Entahlah. Meski setinggi langit perbedaan antara keduanya, pada akhirnya pria dan wanita itu akan menyatu. Bersama dalam ikatan Cinta suci, abadi dalam goresan sejarah.

prinsip 90/10Baca juga: Prinsip 90/10, Rahasia Kebahagiaan Yang Sederhana